KONTRIBUSI
BESAR YANG AKAN SAYA LAKUKAN BAGI INDONESIA
Sebagai seorang pemuda Indonesia, masih banyak
sekali pekerjaan yang harus dikerjakan sebagai bentuk kontribusi saya bagi
bangsa. Sekalipun belum banyak berperan bagi Indonesia, pengalaman aktif dalam
berbagai organisasi, setidaknya dapat menjadi wujud kontribusi saya bagi bangsa
Indonesia.
“Jangan tanyakan apa
yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada
negaramu!”.(John F. Kennedy).Kutipan pernyataan Presiden ke-35 Amerika Serikat
tersebut sering kita dengar.
Saya terlahir dan dibesarkan oleh keluarga yang
sederhana,ayah saya adalah seorang karyawan swasta dan ibu saya hanya ibu rumah
tangga yang hanya lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA).
Mungkin hal ini akan menimbulkan
sebuah pertanyaan mendasar, yaitu: “apa yang perlu dibanggakan dari kehidupan
yang jauh dari karakteristik kehidupan sejahtera ini?”. Pertanyaan
ini hanya akan terjawab oleh satu kata ajaib yaitu “didikan”.
Kamus Besar Bahasa
Indonesia mendefinisikan didikan sebagai hasil mendidik. Saya
menambahkan pengertian didikan sebagai suatu hasil dari proses
pendidikan yang didapatkan secara langsung atau tidak langsung oleh seseorang
sejak masih kanak-kanak hingga dewasa yang memberikan pengaruh yang cukup
signifikan pada kehidupan di masa depan.
Pemahaman di atas,
bukanlah hanya sebuah pemahaman yang tidak berdasar. Secara langsung saya
memperoleh pendidikan akademis melalui proses panjang yang saya mulai dari
Sekolah Dasar (SD),Sekolah Menengah Pertama(SMP),Sekolah Menengah Atas (SMA)
hingga memperoleh akhirnya gelar sarjana di perguruan tingggi. Saya menamatkan
Sekolah Dasar, Sekolah menengah Pertama,dan Sekolah menengah Atas saya di Minas
, dan melanjutkan ke perguruan tinggi di salah satu Universitas Swasta yang ada
di Pekanbaru,yaitu Universitas Lancang Kuning.
Sekolah Menengah
Pertama (SMP) adalah masa yang akan
paling saya kenang. Di sana benar-benar saya mendapatkan pendidikan yang dapat
membuka pemahaman saya tentang persaingan sehat dalam pendidikan. Disekolah
saya terdapat kelas unggulan yang hanya diisi oleh siswa yang berprestasi dalam
bidang akademis. Karena hal ini, saya sangat ingin menduduki salah satu bangku
dikelas tersebut. Saya berusaha dengan meningkatkan pengetahuan saya tentang
mata pelajaran yang diajarkan oleh guru dan berusaha meraih peringkat. Usaha
tersebut saya lakukan bukan hanya untuk diri saya sendiri, namun karena saya
ingin selalu melihat senyum lebar dan bangga kedua orang tua saya ketika
mendengar nama mereka dipanggil untuk mendapingi saya menerima hasil belajar di
setiap semesternya.
Di sinilah yang saya
maksudkan sebagai proses didikan secara tidak langsung yang saya dapatkan dari
pengalaman kehidupan yang saya jalani yaitu memberikan kebahagiaan yang juga
berpengaruh pada motivasi diri untuk kesejahteraan kehidupan di masa depan
melalui pendidikan.
Saya ingin mendirikan sekolah khusus bagi mereka yang
kurang mampu. Saya tidak ingin ada generasi yang hanya niat belajar namun tidak
memiliki fasilitas yang cukup. Saya ingin menjadi motivasi mereka untuk
mengembangkan karya yang kelak akan membawa Indonesia kehadapan persaingan
pendidikan internasional. Biarlah saya tidak mewakili Indonesia asalkan saya
menciptakan generasi yang dapat mewakili Indonesia. Saya ingin turut berperan
dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.Karena saya tahu, pendidikan adalah salah
satu hal penting yang dapat merubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik dan
mengubah status sosial seseorang. Dan saya ingin mempersiapkan generasi yang
mampu menghadapi perkembangan pendidikan di abad ke-21. Saya sadar, generasi
saya dan generasi penerus saya adalah orang yang paling bertanggungjawab
terhadap nasib Indonesia untuk 10/15 tahun mendatang.
Namun, saya sadar untuk mewujudkan ini semua membutuhkan
proses yang sangat panjang. Saya pun harus mempersiapkan ilmu yang cukup untuk
dibagikan kepada mereka kelak. Tapi, saya akan terus berusaha mewujudkan hal
ini demi Indonesia yang sangat saya cinta dan demi generasi yang akan memimpin
Indonesia. Saya sangat percaya dengan pepatah yang mengatakan bahwa “
bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Saya siap, jika harus
menempuh rintangan yang sulit demi negeri ini. Dan saya sangat setuju dengan
presiden Ir.Soekarno yang mengatakan bahwa “ berikan saya 10 pemuda maka akan
kuguncangkan dunia”. I LOVE INDONESIA dimanapun dan kapanpun. HIDUPLAH
INDONESIA RAYA.