Rabu, 26 Oktober 2016

Autobiografi Of Shelvira Elsa Dwita


                                   


                                 The one and Only
Shelvira Elsa Dwita,biasa dipanggil vira.Ia lahir pada tanggal 13 Juni 1997 di Pekanbaru,anak perempuan satu-satunya dikeluarganya dan merupakan keturunan dari suku Melayu.Ia adalah seorang gadis yang memakai kacamata,ia menggunakan kacamata sejak ia kelas 7.Hobby nya adalah mendengarkan music dan bernyanyi.Music favorit nya adalah music Malaysia dan Melayu.Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara.Ayahnya bernama Syafrizal dan ibunya bernama Eli darti.Ayahnya bekerja sebagai Karyawan Swasta dan ibunya mempunyai toko yang bergerak dibidang pakaian dan terdapat di Pasar senapelan lantai 1.Ia memiliki dua orang adik laki-laki yang bernama Viqri Fermana dan Vahri Fermana.Mereka bersama ayah dan ibunya saat ini tinggal dalam satu rumah di Jl.Pembina 4 no 18 meski dia anak perempuan satu-satunya dikeluarganya mereka selalu akur.
            Keluarganya termasuk keluarga yang ta’at beribadah,dari kecil ia sudah diajarkan orangtuanyanuntuk selalu melaksanakan sholat lima waktu.Waktu kecil setiap azan berkumandang,ibunya nya selalu menyuruh agar segera melaksanakan sholat karena ibunya mengatakan jika melalaikan sholat berarti kita termasuk kedalam golongan kafir.
            Pada tahun 2003,ia mulai memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri 026 Rumbai pesisir,pada saat ia duduk dibangku Sekolah Dasar ia pernah mengikuti Fashion show dan menari.Setelah itu ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 30 Pekanbaru.Pada saat SMP ia selalu mendapatkan Peringkat Pertama,kedua,daan ketiga.Ketika ia duduk di kelas 8 ia pernah mengikuti lomba Drumband tingkat kota dan mendapatkan juara ke dua.Setelah lulus tahun 2012 ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 3 Pekanbaru dan,adalah tempat Ia mengenakan pakaian putih abu-abu.Ketika ia duduk dibangku SMA dia pernah mengalami musibah,yaitu kecelakaan sepeda motor sebanyak tiga kali.Ketika ia duduk di kelas 11 ia pernah ikut Olimpiade Ekonomi di Universitas Riau.Pada saat ia duduk dibangku kelas 12,sekolahnya pernah dilalap sijago merah.Seketika baangunan hangus dalam kurun waktu dua jam,mereka pun mengungsi di SMP Negeri 6 Pekanbaru hingga Ujian Akhir Nasional.Setelah lulus  dari SMA Negeri 3 Pekanbaru dan langsung melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Lancang Kuning  pada tahun 2015.Di universitas Lancang Kuning ia mengambil jurusan FKIP Bahasa Inggris,sampai sekarang sedang menjalani semester 3.Pada saat ia semester tiga ia mengikuti organisasi DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa).Target ia dapat lulus awal tahun 2019 dan ia bercita-cita akan menjadi seorang guru yang sukses dikemudian hari.Karena ia adalah anak perempuan satu-satunya dikeluarganya orangtuanya sangat mendukung ia melanjutkan kuliah di jurusan FKIP Bahasa inggris dan ia juga berharap dapat membuat keinginan orangtuanya terwujud.

Kamis, 06 Oktober 2016

PROSE



A Bottle of Mineral water In Daylight Look Like Pure Gold
 
Diatas Langit Biru, Matahari pagi yang bersahabat dan penuh kehangatan adalah sebagai saksi kegiatan yang pertama kali kami lakukan .Pada saat itu adalah hari dimana aku dan semua Mahasiswa baru mengikuti Masa Orentasi .Bermacam kegiatan yang akan kami lakukan .Yaitu, dimulai dari senam pagi dengan wajah yang penuh semangat dan ceria agar tubuh semakin sehat dan kuat.Kami semua sangat menikmati irama music dan gerakan senam tersebut.
Setelah kegiatan senam pagi selesai,selanjutnya kami diperintahkan oleh coordinator lapangan atau panitia agar tidak membawa apapun selain atribut yang akan kami gunakan dan segera berbaris dengan rapi.Kemudian panitia mengumumkan bawha akan diadakan games.Sebelum games dimulai,panitia terlebih dahulu membagi kelompok.Dalam kelompok tersebut tidak satupun yang aku kenal.Akan tetapi karena games tersebut membutuhkan kerjasama dan kekompakan maka kami semua harus bekerja sama dan kompak meskipun belum saling mengenal.
Sebelum games dimulai rasa haus mulai menggentayangi diriku,akan tetapi tidak ada satu botol air mineralpun yang terlihat di barisan tersebut.Aku mencoba untuk menghilangkan rasa haus yang menggentayangi dirku.Karena tidak ada seorangpun mahasiswa baru yang boleh membawa apapun selain atribut tersebut.Panitia memberikan semangat kepada kami,kemudian memerintahkan agar tiap kelompok membuat yel-yel dalam waktu yang sangat singkat.
Tanpa berfikir panjang  kami segera memberikan ide kalimat apa yang akan kami buat menjadi yel-yel tersebut.Setelah kami menyatukan ide-ide yang kami dapatkan akhirnya kami berhasil membuat yel-yel tersebut.Senang sekali rasanya,karena saya merasakan kerjasama dan kekompakan.Rasa haus yang tadinya menggentayangi pun hilang seketika.
Setelah kami berhasil membuat yel-yel,tidak lama kemudian panitia memberikan aba-aba atau perintah agar tiap kelompok menampilkan atau menyanyikan yel-yel yang sudah kami buat.Suasana dilapanagan pun semakin meriah mengalahkan meriahnya letusan kembang api.Setelah semua kelompok selesai menampilkan atau menyanyikan yel-yel,aku dan semua mahasiswa mengikuti berbagai macam games yang diberikan oleh panitia.
Sangat senang rasanya,karena kegiatan tersebut saya mendapatkan teman-teman baru.Mereka adalah orang yang baik dan ramah.Meski baru pertama kali bertemu,rasanya seperti sudah lama mengenal mereka.Semuanya sangat ramah dan memberikan senyuman padaku.
Akan tetapi,salah seorang temanku tersebut terlihat sangat lemas dan tidak bersemangat lagi.Seketika aku langsung mengampirinya
“Hey Rachel,kamu baik-baik saja kan?”
“Duhh,aku lemas banget nih Elf,pengen minum tapi ga ada air mineral yang bisa diminum disini”(sambil menusap keringat yang bercucuran di pelipisnya)
“Iyah nih,aku juga sebenarnya haus banget.Tapi kita harus tetap semangat sampai kegiatan ini selesai”(sambil menepuk pundak Rachel)
Kemudian setelah kegiatan games selesai,tidak terasa hari sudah menunjukkan pukul  12.00.Diatas langit biru,Matahari  yang tadi paginya bersahabat,kini memperlihatkan kehebatanny yang super power dengan memancarkan cahaya nya hingga ke permukaan bumi dan kini berubah menjadi seperti monster yang menakutkan.Kekuatan matahari tersebut membuat ubun-ubunku seperti mau pecah hingga bola mataku rasanya mau lepas dari sarangnya.
Akan tetapi kami harus melanjutkan kegiatan kami,panitia kembali memerintahkan kami agar segera merapikan barisan dan berjalan menuju gedung pertemuan.Teriknya sinar matahari itu bagaikan serangan beribu anak panah yang menghujam tubuhku yang semakin tak berdaya.Aku sangat membutuhkan air mineral.Rasa haus itu semakin menggentayangi diriku.Wjah yang tadi paginya ceria dan semangaat seketika berubah menjadi sangat suram.
Akan tetapi ditengah teriknya matahari tersebut kami semua harus terlihat kompak.Kami semua mulai melangkahkan kaki menuju gedung tersebut.Panitia pun menghampiri barisan kelompok kami
“Kalian semua harus tetap kompak dan semangat yahhhhh,kalian akan segera minum apabila kalian sudah sampai di gedung ”(sambil berteriak dan memegang sebotol air mineral)
Aku melihat sebotol air mineral tersebut bagaikan Emas murni yang sangat aku inginkan akan tetapi sangat sulit untuk aku dapatkan. Jalan yang kami tempuh masih cukup  jauh dan aku merasa  bagaikan  berada ditanjakan bukit dan diiringi sinar matahari yang super power.Rasa lelah dan haus semakin sangat menggentayangi diriku.Tubuhku sudah sangat tak berdaya,akan tetapi aku harus terus berjalan agar sampai digedung tersebut untuk mendapatkan sebotol air mineral yang saat ini bagiku bagaikan emas murni.
“Teman-teman kalian masih kuatkan?”
“Kita harus tetap semangat……!!!” (Teriak teman-teman kelompok beberapa kali)
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh,dengan rasa haus dan lelah akhirnya kami sampai juga.Tubuhku sudah sangat tak berdaya.Seketika aku langsung terduduk dan berharap segera diberikan air mineral.Kemudian panitia segera memberikan kami air mineral tersebut.Tanpa berpikir panjang aku langsung membuka botol air mineral tersebut dan meminumnya,kemudian beristirahat sejenak.Dri kejadian tersebut,kini aku sadar ternyata betapa berharga dan pentingnya air mineral bagi kehidupan kita.
"Elfrida Kartika Dewi"
3b