saya harap baik-baik saja :)
Btw buat yang baru lulus dari bangku Senior High School(SMA) Selamat yah buat kelulusannya..
Yeyeyeyeey....
Udah pada tau ga sih mau lanjutin Kuliah kemana? trus mau ngambil jurusan apa??
Pasti diantara kalian ada yang masih bingungkan mau ngambil jurusan apa, di Universitas nantinya?
Nah sekarang saya cuma mau ngasih penjelasan saja tentang jurusan FKIP BAHASA INGGRIS.
Berhubung saya juga ngambil jurusan itu.Heheheehe
okeyy guys...
Mengapa Memilih FKIP Bahasa Inggris?
Banyak orang yang bertanya kepada saya begitu pun hal nya
dengan kalian pasti sering ditanyakan oleh orang lain,”Ngambil jurusan apa?”
“FKIP Bahasa Inggris” “Owh.. mau jadi guru? pinter bahasa Inggris dong.” Lalu,
berbanggalah kalian yang memiliki cita-cita menjadi guru atau setidaknya
mempunyai rencana untuk terjun di dunia pendidikan bahwa jawaban yang kalian
ucapkan sesuai dengan yang kalian lakukan sekarang.
“Happiness is when
what you think, what you say and what you do are in harmony.” -Mahatma Gandhi
Banyak orang mengambil jurusan FKIP Bahasa Inggris karena
ingin fokus pada bahasanya atau bahasa Inggris itu sendiri. Padahal kalau kita
mau lebih teliti lagi dalam melihat jurusan yang kita ambil, FKIP Bahasa
Inggris hanya fokus segelintir pada kajian bahasa tetapi lebih banyak
mempelajari pada pengajaran bahasa dimana mahasiswa/i FKIP Bahasa Inggris
tersebut dipersiapkan dengan matang untuk memasuki dunia kerja menjadi guru
nantinya setelah mereka selesai menempuh pendidikan minimal strata 1.
Kemudian, mengapa memilih FKIP Bahasa Inggris? kenapa bukan
sastra saja? kenapa harus pendidikan?
Pendidikan maupun sastra sama saja artinya kedua jurusan ini
menyediakan pembelajaran khusus mengenai bahasa namun berbeda pada tingkat
pendalamannya dan bergantung pada minat kita. Kalau kita peduli pada dunia
pendidikan, maka tidak ada salahnya kita mengambil jurusan ini. Selain itu, di
kampus saya yaitu Univ. Lancang Kuning Pekanbaru, kita tidak hanya diajarkan
mengenai pendidikan akan tetapi juga diajarkan kompetensi tambahan untuk
bekerja dalam bidang lain (selain keguruan) yang masih berkaitan erat dengan
penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional misalnya Intro to
Business English, Cross Culture Understanding, etc.
“ah, saya tidak mau kuliah jurusan Bahasa Inggris. Kan, bisa
kursus.” Kursus tidak sama dengan pendidikan bahasa Inggris di lembaga formal.
Mengapa? karena kursus hanya mempersiapkan siswanya untuk lulus tes UN, TOEFL,
dll. Sedangkan FKIP Bahasa Inggris benar-benar diajarkan secara mendalam dan
detail baik berupa keterampilan maupun keilmuan juga diajarkan oleh tenaga
pengajar yang bersertifikasi dalam maupun luar negeri. Misalnya, FKIP di beberapa Universitas dipimpin dan diajar oleh dekan yang telah menyandang gelar professor
juga sebagai dosen.
Setelah lulus, mahasiswa/i FKIP Bahasa Inggris dapat bekerja
sebagai
1.
Staf pada LSM, khususnya LSM
internasional.Penerjemah dwibahasa (Inggris–Indonesia dan sebaliknya).
2.
Pengajar Kursus/Pelatihan Bahasa Inggris dan
kelas-kelas privat.
3.
Guru di sekolah-sekolah formal (SD, SMP,
SMA/SMK/MA) atau dosen di berbagai institusi atau universitas.
Jangan takut kalau kita kuliah di jurusan yang berakreditasi
rendah. Justru, dengan berakreditasi rendah lah, maka orang akan semakin
berlomba-lomba untuk memajukan infrastruktur, produktivitas dan mutu lulusan.
Percuma saja jika kita masuk jurusan berakreditas tinggi tapi kita tidak minat
masuk di jurusan tersebut. Lebih baik kuliah di jurusan berakreditas rendah
tapi jurusannya sesuai dengan passion (minat) kita. Bukan bergantung pada
akreditasi, tapi bergantung bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas diri
sebagai mahasiswa. Seandainya kita memutuskan untuk memilih akreditasi tinggi
tapi nggak sesuai keinginan, kita harus siap dengan segala konsekuensi yang
kita hadapi nantinya.
Banyak sekarang dibutuhkan guru-guru bahasa inggris yang
kreatif dan berdedikasi didunia pendidikan di sekolah-sekolah nasional plus
swasta yang sedang menjamur, mereka biasanya memiliki standart kesejahteraan
guru yang tinggi. Mereka juga merupakan sekolah yang sedang mencari bentuk,
sehingga peran kita sangat besar jika dapat memberi kontribusi terhadap
pencarian bentuk kurikulum pendidikan mereka.
selain itu dunia pendidikan bukan hanya soal guru, ada juga
yang menjadi pembicara seminar, ada yang menjadi pengusaha bimbingan belajar,
ada yang menjadi pencetus ide kreatif tentang produk-produk pendidikan seperti
buku, media digital, system belajar, metode dan sebagainya.
Jika kita mencintai dunia pendidikan ada banyak jalan untuk
mencapai impian kita, tidak harus menjadi guru sebuah sekolah negeri dengan
status pegawai negeri sampai tua. Bahkan, dosen adalah profesi yang lebih
diminati masyarakat untuk martabat dan kesejahteraan sosial.
Oke guys,Semoga dapat bermanfaat yah dan jangan bingung-bingung lagi milih jurusannya ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar